Rabu, 29 Mei 2013

DASAR - DASAR KESEHATAN LINGKUNGAN

KESEHATAN  LINGKUNGAN
OLEH: TASMAN, SKM

Konsep Sehat menurut Hendrik L Blum
Sehat tidaknya seseorang tergantung dari 4 ( empat )faktor utama :
  1. Lingkungan
  2. Perilaku
  3. Pelayanan Kesehatan
  4. Keturunan.

SEHAT
Ø  Menurut WHO:
Suatu Keadaan yang lengkap meliputi kesejahteraan fisik, mental dan sosial, bukan hanya bebas dari penyakit, cacat dan kelemahan.

Ø  Menurut UU No.23 Tahun 1992 tentang Kesehatan :
Keadaan sejahtera badan jiwa dan sosial, yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.

Penyakit timbul bila terjadi gangguan dari keseimbangan  antara
  1. Agent ( Penyebab Penyakit )
  2. Host ( Penjamu )
  3. Environment ( Lingkungan )

Anggota masyarakat yang sehat termasuk dalam
  1. “ model keadaan yang paling baik”( High level wellness model )
  2. “Keadaan baik “ berorientasi terutama untuk meningkatkan keadaan yang sudah baik. 

 Keadaan baik berfokus pada unsusr unsur sbb :
Kegiatan badaniah ( Physical  activity )
Kesadaran gizi ( Nutritional awarness )
Pengelolaan tekanan ( stress management )
Tanggung jawab ( self responsibility )

Sakit adalah
Merupakan akibat dari kesalahan adaptasi terhadap lingkungan ( mal adaptation ) dan reaksi antara manusia dan sumber sumber penyakit.

Keadaan sakit sering dipakai untuk menilai tingkat kesehatan suatu masyarakat
Keadaan ini dapat dilakukan dengan pengukuran pengukuran pada tubuh misalnya :
Berat badan, tekanan darah , frekuensi pernapasan dan lain lain.




Tingkatan dari sejarah alamiah suatu penyakit ( Natural history of desease )
  1. Tingkat kepekaan ( Stage of susceptibility )
  2. Tingkat sebelum sakit ( Stage of presymptomatic disease )
  3. Tingkat sakit secara klinis ( Stage of clinical disease )
  4. Tingkat kecacatan ( Stage of disability )

Tingkat kepekaan ( Stage of susceptibility )
Dipengaruhi oleh beberapa faktor :
  1. Umur seseorang
  2. Jenis kelamin
  3. Gaya hidup
  4. Keadaan budaya
  5. Dll.
v  Pada tingkat ini penyakit belum tampak.
v  Adanya faktor kepekaan dan interaksi antara Host,Agent dan Environment.
v  Akan timbul dan mulai tampak adanya perubahan perubahan secara patologis
v  Perubahan ini masih tetap berada dibawah garis yang disebut clinical horizon, yaitu garis perbatasan antara keadaan penyakit yang sudah jelas tanda tandanya ( secara klinis ) dan terjadinya perubahan secara patologis.
v  Contohnya, Perubahan atherosklerotik pada pembuluh darah koroner, sebelum ada tanda tanda stroke ( mati mendadak)
Ø  Terjadi perubahan secara anatomis dan fungsuional.
Ø  Adanya perubahan tsb akan menimbulkan gejala dan tanda tanda dari suatu penyakit.
Ø  Pada tingkat ini secara klinis suatu penyakit dapat dilasifikasi, misalnya berdasarkan
     a. Lokasi,
     b. Gambaran histologis serta
     c. Fungsionalnya. ( psychossosial )
v  Pada tingkat ini penyakit yang telah lama dan setelah melalui suatu pengobatan dan tidak sem uh dimana telah terjadi kerusakan organ tubuh sehingga menimbulkan cacat pada tubuh.
v  Risiko terjadinya cacat tsb akibat lamanya proses penyakit tersebut sampai menimbulkan kecacatan.
Cacat adalah
   Berkurangnya aktifitas seseorang secara sementara taupun jangka panjang sebagai akibat terserang oleh penyakit akut atau kronis ( The National Health survey, USA )  
v  Pada dasarnya pencegahan suatu penyakit lebih murah dari pengobatan penyakit.
v  Proses pencegahan tidak dapat dipisahkan dari kondisi lingkungan dan sejarah terjadinya  penyakit.
v  Dalam proses pencegahan lebih mengarah pada :
    N Deteksi
    N Intervensi
    Adalah mengadakan inhibisi terhadap perkembangan suatu penyakit sebelum penyakit terjadi.
Tingkatan dari pencegahan penyakit adalah:
  1. Pencegahan Primer ( Primary Prevention )
  2. Pencegahan Sekunder ( Secondary Prevention )
  3. Pencegahan Tersier ( Tertiary Prevention )
Terdiri dari 2 kategori :
 1.  Peningkatan kesehatan ( Health Promotion )
      Yang termasuk disini adalah :
       a. Perbaikan gizi masyarakat.
       b. Perbaikan kondisi rumah dan tempat           rekreasi.
       c. Pendidikan kesehatan termasuk pendidikan seks dan sanitasi.
2. Pencegahan spesifik ( Spesifik protection )
    Termasuk disini adalah :
    a.  Immunisasi
    b.  Penjernihan air minum
    c.  Pencegahan kecelakaan
    d.  Pengaturan makanan ( diet )
    e.  Olah raga.
Dalam pelaksanaannnya pencegahan primer dipengaruhi oleh :
v   Sikap individu
v   Lingkungan

Pencegahan Sekunder
( Secondary Prevention )
Pencegahan sekunder terdiri dari :
a.   Penemuan/ deteksi secara dini ( Early dettection )
     N Penemuan kanker secara dini
     N Penemuan kasus penyakit kencing                    manis secara dini.
  1. Pengobatan penyakit secara dini.
      Dilakukan sebelum penyakit parah
    
Terdiri dari :
  1. Membatasi kecacatan ( Disabbility limitation )
b.   Rehabilitasi ( Rehabilitation )
Tingkatan sejarah alamiah penyakit dan
Tingkat pencegahan penyakit.
Istilah Kesehatan Lingkungan berawal dari istilah Hygiene & Sanitasi yang artinya:
Penerapan aturan penyehatan untu peningkatan dan pemeliharaan kesehatan dan kebersihan atau untuk meniadakan unsur unsur yang tidak sehat.
Sanitasi Lingkungan adalah :
Pengawasan rfaktor faktor dalam lingkungan fisik yang menimbulkan atau mungkin menimbulkan pengaruh yang merugikan pada perkembangan jasmani, kesehatan dan ketahanan tubuh.
Dari Sanitasi lingkungan berkembang menjadi Kesehatan Lingkungan.
  1. Menurut Azrul Azwar
      Kesehatan Lingkunganh adalah :
      Bagian dari ilmu kesehatan masyarakat yang berkaitan dan menitik beratkan pada :
      -. Perencanan.
      -. Pengorganisasian ,
      -. Pengarahan,
      -. Pengawasan,
      -, Pengkoordinasian dan
      -. Penilaian
      Faktor yang ada pada lingkungan fisik manusia yang diperkirakan ada hubungannya dengan perkembangan fisik, kesehatan maupun kelangsungan hidup manusia sehingga derajat kesehatan dapat ditingkatkan.
2. Menurut WHO.
    Kesehatan Lingkungan adalah:
    Suatu keseimbangan ekologi yang harus ada antara manusia dan lingkungannya, agar dapat menjamin keadaan sehat dari manusia.
3. Menurut Umar Fahmi Achmadi.
    Kesehatan Lingkungan adalah :
    Ilmu yang mempelajari hubungan interaktif antara komponen lingkungan akibat adanya perubahan perubahan yang terjadi dengan kelompok individu atau masyarakat luas, serta memperhatikan akibat yang ditimbulkan dari hubungan interaktif tersebut dan mencari alternatif upaya pencegahannya.
4. Menurut HAKLI
    Kesehatan Lingkungan adalah :
    Kondisi lingkungan yang mampu menopang keseimbangan ekologis yang dinamis antara manusia dan lingkungan untuk mendukung tercapainya realitas hidup manusia yang sehat, sejahtera dan bahagia.
Lingkungan Hidup
   Adalah Kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan mahluk hidup, termasuk didalamnya manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta mahluk hidup lainnya.
   ( Undang Undang RI Nomor 23 tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup )
Hal hal yang ditemukan dalam perkembangan sejarah kes.ling.
  1.  Vaksin cacar  ( 1976 )
  2.  Kina obat malaria ( 1820 )
  3.  Phenol sebagai desinfektan ( 1867 )
  4.  Antitoxin tetanus ( 1892 )
  5.  Penicilin  ( 1928 )
  6.  Vaksin Morbili ( 1963 )
  7. Hypocrates, bapak kedokteran.
  8. Anthony Van Leuwenhoek , Penemu mikroskop
  9. John Snow, Menemukan kuman kolera dalam air
  10. Louis Pasteur, Membuktikan bakteri menyebabkan sakit
  11. Robert Koch, menemukan kuman penyebab TBC, Anthrax & Kolera.
  12. Walter Reed, Menemukan penyebab penyakit kuning.
  13. Paul Ehrlich, menemukan obat anti sipilis.
Dimulai tahun 1956 sampai 1959 oleh Prof. Mochtar mempelopori kesehatan lingkungan di Pasar Minggu Jakarta.
Tangga 12 Nopember 1959 dicanangkan Pembasmian Malaria sebagai Program kesehatan lingkungan yang dilaksanakan secara Nasional.
Pencanangan tersebut diperingati sebagai
    HARI KESEHATAN NASIONAL  tanggal 12 Nopember setiap tahun
1. Menurut WHO
  1. PAB.
  2. Pengolahan Air Buangan dan Pengendalian pencemaran air
  3. Pengelolaan sampah
  4. Pengendalian vektor
  5. Pencegahan atau pengendalian pencemaran tanah.
  6. Hygiene makanan
  7. Pengendalian PencemaranUdara
  8. Pengendalian radiasi
  9. Keshatan Kerja
  10. Pengendalian kebisingan
11. Perumahan dan pemukiman
12. Perencanaan daerah dan perkotaan
13. Kesehatan lingkunan Transportasi
14. Pencegahan kecelakaan
15.Sanitasi Rekreasi Umum dan pariwisata
16. Tindakan Sanitasi yang berhubungan dengan Epidemi,    Bencana alam, perpindahan penduduk dan keadaan darurat.
2. Menurut Dep.Kes.
  1. Kelompok Upaya Sanitasi Dasar
      PAB, JK, SPAL, Perumahan, Pengelolaan Sampah.
    1. Kelompok lingkungan fisik & Biologis
    2. Kelompok Upaya penanggulangan akibat tekanan pembangunan.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar